Posted by: softfires on: Oktober 5, 2008
<!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –>
Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.
Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.
Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.
Kabel Jaringan
era informasi saat ini sungguh sangat mencengangkan!
karena di Indonesia sendiri sebagai negara berkembang sudah mulai menilik ke depan dengan menggunakan teknologi informasi sebagai tahap untuk membangun bangsa. Dengan adanya Kementrian Komunikasi dan Informasi dengan mengeluarkan beberapa standar nasional untuk bidang teknologi informasi di Indonesia.
Dengan adanya standarisasi nasional, tentu keberadaan teknologi informasi akan semakin bersinergi dengan baik. Untuk standarisasi Teknologi Informasi dilakukan secara nasional dan juga tidak boleh melanggar ketentuan standar internasional, ini dimaksudkan agar keberadaan peralatan masih tetap dapat digunakan di Indonesia dan dunia Internasional. salah satu standar internasional yang akan kita lirik saat ini adalah keberadaan kabel jaringan/UTP (Unshield Twisted Pair) yang digunakan untuk keperluan transfer data dan informasi melalui jaringan LAN (Local Area Network) baik untuk internal maupun untuk menuju ke Internet.
Kabel UTP sudah memilik standar internasional baik dari segi ukuran maupun pewarnaan kabel. Warna di kabel jaringan memiliki 8 (delapan) jenis warna yaitu :
- putih-kuning
- kuning
- putih-hijau
- hijau
- putih-biru
- biru
- putih-coklat
- coklat
Dengan standar warna dan ukuran, maka setiap perusahaan yang akan memproduksi kabel UTP harus mengikuti standar internasional agar dapat masuk ke pasar.
Pemasangan Kabel UTP harus mengikuti standar internasional (dan tentu saja secara nasional ketentuan ini berlaku) untuk urutan pemasangan kabel dan pengaturan jenis transfer data melalui kabel ini. ada dua jenis tipe pengaturan/konfigurasi kabel UTP, yaitu :
- Straight (langsung)
- Cross (menyilang)
Urutan angka, yaitu :
- kabel Straight, ujung 1 adalah 1 2 3 4 5 6 7 8 dan ujung satunya sama 1 2 3 4 5 6 7 8 .
- kabel Cross, ujung satu adalah 1 2 3 4 5 6 7 8 dan ujung berikutnya adalah 3 6 1 4 5 2 7 8 .
Untuk pengaturan warna kabel straight adalah seperti berikut :
untuk tipe A
untuk tipe B
untuk kabel Cross adalah seperti berikut :
dengan mengkombinasi antara tipe A di ujung kabel 1 dan tipe B di ujung berikutnya.
Posted by: softfires on: Oktober 5, 2008
Berikut tips untuk membeli / merakit pc 2007, karna trend nya teknologi tahun ini sudah berbeda dengan teknologi tahun tahun sebelumnya, komponen komputer saat ini sangat cepat mengalami perubahan jadi kalaupun kita membeli motherboard superior untuk komputer rakitan kita di tahun 07 ini, mungkin akan menyesal nanti kalau era multicore akan masuk ke kancah prosesor, dan kita akan kesulitan untuk mengupgrade pc tersebut, kalau zaman dulu, era processor masih menggunakan die yang sama, ngga banyak berubah, soket 370 dan soket A nya AMD masih menjadi hal yang terus terngiang, namun sekarang, soket 745 keluar, baru sebentar keluar lagi soket 933 AMD, begitu juga intel, mengalami perubahan soket dalam kurun waktu yang sangat singkat, mulai dari soket 478, sampai sekarang ke soket LGA 775/Socket M sehingga untuk mengatasi ini kita tidak bisa berkutat untuk berharap dapat mengupgrade processor dalam tingkat generasi yang berbeda dengan soket yang sama, kemungkinanya kecil sekali.
Membeli pc tahun 2007 ini akan lebih memfokuskan ke Komponen pendukung, bukan motherboard lagi, dahulu mungkin kita beli motherboard tercanggih dan harga yang sangat tinggi berharap dapat mengupgrade processor, disk, memory grafis dan lainya di waktu depan, sekarang mungkin sudah tidak bisa seperti itu lagi.
Hal hal yang harus di perhatikan untuk membeli pc di tahun 2007 ini adalah:
1. Pilihlah komponen motherboard yang memiliki kapasitas memory yang besar, 2GB, 6GB atau lainya, dengan jumlah slot yang cukup memadai, hal ini perlu diperhatikan, karna untuk menyokong aplikasi aplikasi multicore, pasti membutuhkan banyak resource memory, sehingga, ketersediaanya slot untuk upgrade memory akan menjadikan jalan yang baik untuk waktu ke depanya.
2. Pilihlah soket processor terkini, baik itu untuk AMD (AM2) atau Intel (775), karna inilah latest soket yang ada disaat ini, dan setidaknya kita memiliki tenggang waktu untuk upgrade ke processor yang masih dalam generasinya.
3. Belilah Media penyimpanan yang lebih besar, 80GB sudah tidak memadai untuk saat ini, mulai lah dari angka 200GB, hal ini sangat penting, karena berbagai macam jenis aplikasi, game, dan file, akan memakan space yang cukup signifikan, disk 200GB tersebut dapat di partial kan, artinya kita memisahkan sistem dan disk data, misanya 80GB dan 120GB, dimana yang 80GB di pecah menjadi 2 harddisk yang akan di set Raid 0 untuk memaksimalkan kecepatan disk nya, atau kita bisa pakai hdd SAS (serial attach SCSI) terbaru,salah satu samplenya ini http://www.dailytech.com/article.aspx?newsid=5098 dan ternyata harddisk cepat yang hanya berukuran 2,5? ini bisa mencapai 10K Rpm, dan keuntungan lainya SAS ini memiliki backward kompabilitas dengan interface SATA, hayoo, mari menghayal menggunakan disk ini sambil di RAID 0, brr gimana rasanya yah. mengenai SAS nya bisa mampir kesini. http://en.wikipedia.org/wiki/Serial_Attached_SCSI (kalau punya budget lebih)
4. Sudah saatnya untuk dual core, Mulailah untuk memilih processor dual core, Bisa X2 AMD, atau DuoCore Windows, tidak perlu membeli processor yang latest, sesuaikan saja dengan budget.
5. Gunakan LCD, sudah lupakan dengan teknologi CRT, LCD adalah sebuah teknologi hemat, memang kalau dari sisi harga CRT lebih murah dibandingkan LCD, tapi pernah kah kita menghitung cost listrik yang di habiskan tiap bulanya dengan menggunakan CRT dibandingkan LCD ?
6. Sediakan Graphics Card Yang memadai dengan budget, saran saya tidak perlu menggunakan graphic card yang extreme ( kecuali kalau kita seorang gamers ), spesifikasi graphic card yang kita butuhkan hanyalah graphic card yang mendukung directX9C, itu saja, sisanya tergantung kemampuan budget.
7. Prepared for Vista, karna suatu saat, kita pasti akan menggunakan OS ini, baik itu Ori, ataupun Bajakanya.
Semoga tips ini bisa bermanfaat, dan, happy Ngerakit….
Posted by: softfires on: Oktober 5, 2008
Softfire adalah situs baru yang akan dijadikan ajuan presentasi Saya (owner) dalam membangun sebuah blog / website. Untuk mempermudah analisa Saya, Tolong anda beri komentar tentang blog baru Saya ini. Terima Kasih.